top
logo
EYE adalah singkatan dari Elim Youth Evershining

EYE Events


EYE Kotbah Gereja Ikatan Janji Tuhan
Ikatan Janji Tuhan
Written by Administrator   
Thursday, 25 March 2010 12:09
Oleh : Ev. Ruth Veve

GPPS Elim, Sabtu 20 Maret 2010

Roma 8:17  “Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.”
Mazmur 16:5 “Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.”
Kita adalah anak- anak Tuhan yang berhak menerima semua janji Tuhan di dalam alkitab. Tetapi mengapa masih banyak dari kita, belum menerima sepenuhnya penggenapan semua janji Tuhan itu...? Tuhan kita adalah Tuhan perjanjian dan Dia suka memberi janji karena Dia setia akan janji-Nya. Bagaimana caranya agar kita bisa terima semua janji Tuhan...? Buatlah satu Ikatan Janji dengan Tuhan ! Itulah bagian yang harus kita lakukan.
Hari hari terakhir ini, banyak orang kehilangan ikatan janji dengan Tuhan. Bila kita baca kitab Kejadian mulai dari pasal 1-2 ada banyak sekali janji Tuhan untuk Adam dan Hawa. Sesungguhnya, janji itulah yang Tuhan juga berikan untuk kita anak- anakNya. Saat kita jadi pengikut Kristus, percaya dan dibaptis, kita sudah menjadi milik Kristus. Ada penyertaan dan perlindungan Tuhan buat kita. Akan tetapi hanya itu saja apakah cukup..?
Seperti kata Pdt. Petrus Agung, “jadilah umat Kristus yang rakus di dalam Tuhan”. Maksudnya adalah rakus akan segala pengetahuan akan Tuhan. Selami Tuhan sedalam dalamnya dan biarkan DIA menerobos jauh ke dalam kehidupan kita masing- masing.
Ulangan 7:9  “Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan
Kita lihat kehidupan Daud
2 Samuel 7:12  “Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya.”
2 Samuel 7:13  “Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya.”
Ikatan Janji Tuhan kepada Daud, Tuhan akan mengokohkan Kerajaan Daud sampai selama- lamanya. Luar biasa sekali. Saat Daud digantikan oleh Salomo, Salomo buat banyak kesalahan. Diantaranya adalah memiliki 300 istri 700 gundik dan dia ikut menyembah patung- patung kepercayaan dari istri- istrinya. Tapi, apa yang Tuhan lakukan..?
1 Raja Raja 11:12  “Hanya, pada waktu hidupmu ini Aku belum mau melakukannya oleh karena Daud, ayahmu; dari tangan anakmulah Aku akan mengoyakkannya.”
1 Raja Raja 15:3  “Abiam hidup dalam segala dosa yang telah dilakukan ayahnya sebelumnya, dan ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, moyangnya”
1 Raja Raja 15:4  “Tetapi oleh karena Daud maka TUHAN, Allahnya, memberikan keturunan kepadanya di Yerusalem dengan mengangkat anaknya menggantikan dia dan dengan membiarkan Yerusalem berdiri”
2 Raja Raja 8:19  “Namun demikian, TUHAN tidak mau memusnahkan Yehuda oleh karena Daud, hamba-Nya, sesuai dengan yang dijanjikan-Nya kepada Daud, bahwa Ia hendak memberikan keturunan kepadanya dan kepada anak-anaknya untuk selama-lamanya.”
Semua hukuman yang seharusnya keturunan Daud terima, tidak dilakukan Tuhan semata mata
oleh karena Daud. Oleh karena ikatan perjanjian Daud dengan Tuhan. Sehingga Tuhan menahan amarahnya terhadap Abiam, Yudea diselamatkan dan 313 tahun kemudian, Yerusalem pun diselamatkan Tuhan oleh karena Daud. Hingga kita tau, Yesus pun disebut “Yesus anak Daud, Kerajaannya sampai selama lamanya”. Tuhan benar- benar mengokohkan Kerajaan Daud sampai selama- lamanya oleh karena ikatan perjanjian itu.
Tujuan Tuhan agar kita mau mengikat perjanjian dengan-Nya adalah agar Tuhan bisa mengerahkan segala kehidupan kita untuk mencapai tujuan kita yang sebenarnya. Seperti cincin pernikahan, bukanlah hanya sebuah simbol ikatan dua insan dalam sebuah pernikahan, tetapi juga adalah sebagai suatu deklarasi bahwa sudah ada ikatan yang kuat diantara dua insan itu dan orang lain tidak bisa turut campur dalam kehidupan mereka berdua. Begitu juga kita dengan Tuhan, saat kita menjalin ikatan perjanjian dengan Tuhan, iblis tidak berhak lagi atas kita dan tidak bisa ikut campur dalam segala perjanjian kita dengan Tuhan.
Bila kita benar- benar rindu memiliki hidup yang berpotensi, ijinkanlah Tuhan membuat sebuah kontrak dengan kita dan serahkan hidup kita total sama Tuhan. Tidak semua dari kita mempunyai kerinduan yang besar dengan Tuhan, tapi bila kita mau ambil keputusan ikat janji dengan Tuhan, itu adalah keputusan yang terbaik yang kita buat dalam hidup kita.

Tuhan Yesus memberkati kita...Amien.

 

 
Last Updated ( Thursday, 25 March 2010 12:27 )
 
Facebook Image

bottom

Powered by Joomla!. Designed by: Joomla Theme, php hosting. Valid XHTML and CSS.